Teror SMS?!??

Mis ring-ringAduh, kenapa sekarang zamannya teror. Kenapa gak berhadapan langsung aja. Kalau ada sesuatu yang gak sepaham lebih baik dihadapi secara jantan. Bukannya malah menyudutkan dan mengintimidasi orang kaya gak punya moral. (Aduh, kalaulah lihat bahasanya kasar—bahkan uuuggh gak bisa diuraikan kata).

Ternyata temanku juga mengalami. Hanya saja, intimidasi terhadapnya sudah terlalu klimaks, hingga akhirnya ia memilih mengundurkan diri. Hmmmm…Apakah aku akan berakhir seperti ini? Apalagi dilihat temanku itu seorang pria yang juga punya jiwa lapangan yang kuat. Jiwa psikologisnya pun diakui. Tapi, tekanan itu terlalu kuat. Dan mereka yang meneror menang. Hingga akhirnya dia memilih hengkang, meninggalkan dunia jurnalis dan membiarkan sang peneror tertawa.

Ah. Lagi-lagi, aku menyangsikan ketabahan dan ketegaranku. Apakah aku bisa melewati tekanan ini. Apakah aku kalah dan berakhir seperti kawanku. Ah tak tahu. Aku sendiri mencoba untuk membuang jauh sikap wanita, berpura-pura tak punya air mata. Pura-pura berjalan tetap pada relnya. Pura-pura tetap tak terpengaruh.

Uhhh….Modus SMS teror. Kapankah ini semua akan berhenti.

& Komentar

  1. salam kenal,jalan jalan ke MAP

  2. Dik! di zaman ini, orang jujur akan tersingkir, orang pintar akan tercampak. Sayangnya waktu kuliah tak mengambil 2 SKS mata kuliah TM, Teknik Menjilat! :) )

    Yang penting punya sikap dan prinsip, hanya itu yang disebut jati diri. Lalu tetap mengasah skill dan menghormati pemimpin. Thanks.

  3. Dik! zaman ini selalu melemparkan kejujuran ke tong sampah. jika itu pahit, telanlah… mungkin jadi obat menuju kedewasaan jiwa. nikmati dengan jiwa yang lapang. hidup memang tak pernah adil bagi orang-orang yang baik. sabarlah!

  4. Pien, teror/tekanan dan segala macamnya merupakan dinamika dalam hidup ini. Orang baru tahu bahwa hidup ini tidak mudah kalau ia sudah menghadapi kesulitan. Orang akan tahu kalau singa itu buas ketika ia memangsa buruannya. Bahkan, orang akan tahu kalau ombak itu ganas manakala ia sudah menenggelamkan kapal-kapal yang besar.
    Begitulah hidup ini bahwa memang tidak ada yang mudah kita dapatkan. Kesuksesan dan segala macam prediket akan kita raih melalui perjuangan panjang. Kecuali judi atau menang lotre.
    karena itu, semua orang memang harus belajar menjadi orang yang bijak. Ketika kita menghadapi onak dan duri, kita baru menyadari bahwa begitu peliknya hidup ini. Orang yang mampu melewati itu semua, itulah orang yang sukses. Saya yakin kamu akan bisa menjadi pribadi matang. Itulah jalan yang harus kamu lalui. Lewati dan terbanglah dengan kesuksesan

  5. Thanks jjuga,dah ngunjungin ke M.A.P,, ,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,pha boleh AQU link blog kamu

  6. hidup adalah sebuah pilihan buk.. kadang kita tidak sanggup mengahdapi tekanan-tekanan seperti itu. dan pilihan tetap ada pada kita, untuk memilih tempat baru, seperti temanmu itu. Yakinlah, mundur dengan cara terhormat itu sangat baik. btw.. apakah saya tahu siapa orangnnya..

  7. Thanks semuanya…Hidup memang harus dijalani.

    • sama bu kalo saya lebih parah cw ku diteror seseorang yang ada dirumahku sendiri lebih tepatnya pembantuku sendiri dia agak sikopat (sering dimarahin ibu dan ayahku balas dendamnya keaku) Cw ku di sms tentang kejelekanku dan aku bisa menerima lapang dada padahal kita baru berpacaran 5 bln lamanya, tapi berkat itu kami makin percaya satu sama lain dan kami makin lengket sampai sekarang.

      =======================================
      Pien: Wahh….Cerita yang penuh hikmah..


Komentar RSS Lacak Balik URI Pengenal

Tinggalkan komentar