Yah. Ini bukan judul lagu. Atau sebuah puisi di siang hari. Namun memang kenyataan yang terjadi pada diri ini. Ah, Kalau ditilik, sudah lama aku tak menangis seperti ini. Dan sudah lama juga, hati ini ku tameng sedemikian rupa, agar tak menangis. Namun malam itu, semua pertahanan itu hancur. Hati ini menangis, jiwa itu meleleh. Aku menangis semalaman.
Mungkin yang menjadi penyebab tak usah dijelaskan. Tapi yang pasti garis besar masalah hati, suatu kekecewaan yang tak diinginkan. Saat hati ini menginginkan suatu dan menyadari sesuatu, namun dihempaskan dengan keras. Kecewa, sakit dan menyesal. Hingga akhirnya perih itu berubah menjadi tangis.
Entah sudah berapa lama aku tak menangis. Selain bukan seorang wanita yang gampang menitikan air mata, juga berbagai cobaan di diri tak pernah kulalui dengan tangisan. Di teror seseorang, kabar kematian saudara, ataupun kisah percintaan yang berakhir pilu, tak membuatku menangis sesegukan seperti tadi malam.
Terakhir yang ku ingat, diri ini menangis, ketika kakakku yang laki-laki menikah dengan wanita yang semula memang tak kuinginkan. Menangis hingga sehari penuh. Tak terima dan perasaan sakit hati, berkecamuk hebat. Nah itu pun, sudah 2 tahun lamanya.
Aku sendiri bertanya-tanya, kenapa bisa menangis saat itu? Kemana sosok seorang Vinna yang tegar? Apakah kerapuhan ini sosok aslinya? Atau hanya suatu akumulasi tegar yang berkumpul dan ditahan selama ini, meledak seketika. Ah, aku tak tahu jawabnya.
Namun yang pasti, pagi harinya aku menarik kesimpulan. Bahwa menangis itu perlu. Menangis akan membersihkan mata dari segala bentuk racun atau debu yang menempel padanya.
Dengan menangis, perasaan emosi, rasa sedih, marah, dan perasaan-perasaan lain yang seringkali menimpa manusia akan lebih terjaga.
Dan dengan menangis, kita menjadi tahu perasaan kita sebenarnya. Dan juga lebih berhati-hati untuk kedepannya.
2 Komentar
Komentar RSS Lacak Balik URI Pengenal







Yg sabar ya…
Jgn nangis trus.. ^_^
===========
Pien: Hu uh…Sabar kok… Makasih ya
aku jg ngrasa seperti dirimu,terahir aku nangis ms tk, tp krg aku ud smtr 7
================
Pien: wah ia… Menangis itu perlu…