Mau Dibawa Kemana Penanganan Bencana?

WAJAH Nasrian Bahzein dan Hendra Efison tampak serius berdiskusi di sudut ruangan redaksi. Keduanya semangat membahas managemen penanganan bencana yang kacau. Apalagi pemerintah seharusnya lebih belajar terhadap kesalahan koordinasi yang terjadi selama 5 tahun ini.

“Kesalahan pendataan, bantuan, bahkan publikasi selalu menjadi hal yang berulang. Anggaran pemerintah tak hanya tak pro bencana, namun daya serapnya pun memiriskan. Ada yang sepakat dengan saya?,” nimbrung Pemred Padang TV Vinna Melwanti dalam diskusi duo Wapemred Padang Ekspres dan Posmetro Padang itu.

Diskusi dalam dapur redaksi memang menjadi bagian penting dalam penyuguhan berita. Pengawalan serta penyuguhan data up to date menjadi hal yang tak bisa ditawar. Namun yang paling penting ialah solusi yang diberikan kepada pemerintah terhadap permasalahan bencana yang semakin akrab di ranah ini.

“Seharusnya pemerintah lebih transparasi memberikan keadaan yang sebenarnya kepada masyarakat. Sudah waktunya memperluas akses informasi, harus ada sms center, web center, lembaga pustaka hingga pusat pelatihan,” celetuk Hendra Efison sambil menyeruput kopi di atas meja.

Nasrian pun menyoal anggaran pusat yang besar seharusnya bisa diserap pemerintah daerah lebih maksimal. Implementasinya pun jangan hanya sebatas ceremony semata. “Kalaupun ada hanya simulasi ataupun seminar. Kita perlu lebih dari itu. Pelatihan dan SDM mitigasi personil yang minim harus segera ditingkatkan,” sambung Rian, panggilan akrab Nasrian.

Anggaran memang menjadi hal yang vital dalam managemen tanggap bencana. Terlebih ditemukan beberapa anggaran APBN yang hanya diserap 0 koma sekian persen saja. Bahkan ternyata ditemukan adanya program sistem komunikasi di kepulauan Mentawai sebesar Rp350 miliar dalam dana APBN Tahun 2009, yang hingga akhir tahun 2010 ini belum dikerjakan.

“Kita pun sepakat, bahwa media kini harus cerdas dalam memberitakan peristiwa bencana. Sudah saatnya, media tak memberikan pemberitaan kulit-kulitnya saja. Sehingga para wartawan kedepan, diberikan pelatihan mitagasi bencana dalam ,” tukuk Vinna mengakhiri diskusi.

Program dapur redaksi yang ditayangkan setiap Sabtu pukul 20.00 WIB ini mengupas berita yang diangkat dalam seminggu, di Harian Pagi Padang Ekspres dan Posmetro Padang. Saksikan hanya di Padang TV. (vin)

Iklan

Tinggalkan komentar

Belum ada komentar.

Comments RSS TrackBack Identifier URI

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s