Antara ada dan Tiada

Ketika Ilusi Lebih Indah dari Kenyataan

Manusia, sesungguhnya, hidup didalam ILUSI. Kenyataan yang seolah menempatkan Manusia hidup bersentuhan dengan FAKTA pada kenyataannya adalah sebuah ILUSI karena seringkali FAKTA KEHILANGAN REALITASNYA didalam kehidupan Manusia. Itulah sebabnya, DERITA seseorang belum tentu merupakan DERITA bagi orang lain, dan KEBAHAGIAAN seseorang belum tentu pula sebuah KEBAHAGIAAN bagi pribadi lainnya. Setiap orang membangun DUNIA miliknya sendiri, didalamnya ia menimbun makna dan segala keyakinan hidup yang lalu menjelma menjadi BANGUNAN REALITAS BAGI DIRINYA SENDIRI. Dengan cara itulah seseorang hidup, karena dengan membangun dunianya maka ia membangun dirinya sendiri pula. Dunia dan diri yang dibangun secara berbarengan ini, tak pelak lagi, merupakan PURI TERPENCIL ditengah padang luas; ia TERASING didalam angan dan harapan miliknya sendiri. Padang rumput yang terbentang luas, adalah kelana asing yang disangkanya kejam dan menakutkan. DISANGKANYA.

Pernahkah kau keluar dari ‘zona amanmu’?
Hal apakah yang kau rasakan tatkala bersentuhan dengan sesuatu yang mulanya kau ‘sangka’ asing dan kejam itu?
Ketika kau dapat beradaptasi dengan REALITAS BARU itu, dapatkah kau hidup dengannya?
Bila jawabmu adalah AKU DAPAT HIDUP DENGAN KENYATAAN BARU, maka, tepat pada saat itu pula kau tengah membangun REALITAS BARU BAGI DUNIA BARUMU..

Iklan

2 Komentar

  1. ceileee… photo na…

  2. wkwkwk…ia domz…


Comments RSS TrackBack Identifier URI

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s