Resolusi Tahun Baru (again)

Kembali aku merajut imaji

menepis nyata dan menyulam mimpi

Memupuk harap akan suatu yg tak pasti

 

Tapi entah mengapa aku menikmati

perih nya penantian di ujung hari yg semakin tak pasti

 

Semakin lama asa ini semakin enggan bicara.

Dia menyerah pada kehendak mimpi dan imaji.

Dia bertekuk lutut pada perih dan sepi yg tak henti mewarnai

 

Asa itu semakin membisu dan mulai pergi………jauh melayang

Meninggalkan aku sendiri…

Membisu bersama asa………

5 Menit Lewat Tengah Malam

5 Menit lewat Tengah Malam

Ragaku Letih

Otakku Lelah

Jiwaku Melayang

Mataku Menerawang

 

5 Menit Lewat Tengah Malam

Kutersentak Sadar

Jiwa Ini Terombang ambing

Oleh Harap yang Tak Pasti

 

5 Menit Lewat Tengah Malam

Moga ini ilusi demam

Moga Hanya Mimpi

Dan Segera Terlepas rasa ini

Maling oh Maling..

memory laptop peneman kerja

memory laptop peneman kerja

Masih belum ilang nieh kesel waktu nulis post ini. Tentu aja udah bisa nebak, dari judulnya. Yup. Maling. Gak kira-kira tuh maling, semua barang berharga (dari data n juga harganya pun) digondol semua. Maklum lah kalo gw kelabakan, selain semua barang yang worth bagi gw, pengeluaran gw padat di Desember, data smua hilang dan belum lagi trauma disisakan.

Kejadiannya tiga hari lalu, Selasa 21 Des 2010 praduga sekitar jam 04.00 mpe jam 05.00 pagi di RUMAH GUE. Ketahuaanya pas gw bangun jam 10.00 (ya secara gw tidur jam 4 gt) pas di cek ternyata laptop gak ada.

Setelah di telusuri n dicari, akhirnya gw sadar kalo HP and BB gw juga ga ada. Penderitaan gak berhenti disitu, dicek lagi ternyata jam kesayangan gw, Alexander Cristy (belinya pun nabung, itu pun pas ngelirik di toko jam salah satu mall di Jakarta-tragis) gak ada.

N gilanya lagi, smua barang itu berada di kamar alias tempat tidur gw. Dan tuh maling biadap masuk ke kamar. Sekali lagi, dia masuk kamar, ngambil barang yang ada d muka gw. Asli, gak kebayang kalo gw kebangun, pas mukanya yang kaya setan itu sempet gw liat. (gak mau membayangkan.. Huft)

Sontak paginya gw lemes. Mau nelpon siapa, nomor satupun g ingat. Pas gw periksa, ternyata tuh maling masuk lewat pintu utama.  Kaca depan (nako) dibuka n ngebuka kunci pintu yang masih nempel di gagangnya.. (Gila, dah diintai sejak lama)

Beberapa jam kemudian, temen kantor pada dateng. Mereka saran n anterin lapor ke Polisi. 4 The 1st time gw lapor keilangan dan juga jadi subyek di polisi. (yang biasanya mangkal di kriminal buat bikin berita, dan sekarang jd konsumsi berita)

4 the 1st time juga gw biasanya mewancara sekarang diwawancara. N 4 the first time lagi, gw muncul di koran n di TV also portal online dengan judul yang bikin nunduk kepala. “Pemred Padang TV Kemalingan”… 😦

Pas diitung emang jelas gw rugi (mana ada yang kemalingan gak merugi).  Jika ditotal semuanya Rp15 juta. Tapi itu belum seberapa dengan smua data yang ada. Itu laptop (si putih byon) isinya data”, proposal, Mou, dokumen gw semenjak kerja di Padek dan Padang TV dan juga data pribadi dari kuliah.

memory laptop, HP N97 dan juga kucing ku yang ikut Hilang

memory laptop, HP N97 dan juga kucing ku yang ikut Hilang

Belum lagi HP n BB yang isi kontak person relasi smua d sana. Asli smua networking yang dah dibangun, hilang smua. Suks… T___T

Dan sekarang yang bikin trauma adalah, setiap malam gw gak bisa tidur. Gimana gak, gw yang tinggal sendiri masih ngebayangin tuh maling bisa dengan tenangnya masuk kamar n ngegasak semua barang”.  Asli gak tenang.

Namun dr semua hal berat itu, gw tetap bersyukur. Gw gak kenapa”. Dan gw masih dilindungi Allah dan orang” terkasih (my baa). Dan pastinya smua ini ada hikmahnya. Dan moga juga Desember Kelabu ini cepat berakhir. Karena banyak banget yang terjadi dan (harus) tercurahkan di bulan ini..

Dan kepada si Maling. Moga cepat tobat. Elo gak tau apa sekarang ini lagi musim bencana, tiba” besok gempa atau tsunami, dosa elo berlipat ganda! Huft…..

Yang Mau Aja…#Poker Chip# :p

Bingbu Net

Jual Chip Poker

5M = Rp 55.000,-
Paket 10M = Rp 100.000,-
Paket 20M = Rp 190.000,-
Paket 50M = Rp 450.000,-
Paket 100M+ = Contact me
(Harga bisa berubah sewaktu-waktu)

Spoiler for Rules pembelian paket ID:

N.B : Rules berlaku untuk semua jenis paket

Spoiler for Rules pembelian via table:

N.B : Rules berlaku untuk pembelian di atas 10M

Contact Person

0857 9313 6824

N.B : Klo YM off, sms/telf aja

Pembayaran

N.B : No rek bisa diminta di YM/sms/telf langsung .. Abaikan pesan sms/pm kaskus/pm ym dr nomor/ym selain di atas

Untuk kenyamanan & keamanan bersama gunakanlah Rekber

Rutinitas bernama Audi..

Sejak kecil, aku punya masalah dengan rutinitas. Semasa bersekolah, aku sering bertanya-tanya sendiri: kenapa aku harus berada di tempat yang sama, pada waktu yang sama, dan pada hari-hari yang sama. Terus menerus? Akibatnya, aku sering membuat “variasi” sendiri, misalnya dengan bolos, nyemok, datang terlambat (didukung lagi oleh penyakit malas bangun pagi yang kronis). Itulah salah satu alasan utama memilih profesi yang aku jalankan sekarang. Profesi di bidang jurnalis memang cenderung berskema lebih chaotic, dengan pola waktu dan aktivitas yang berubah-ubah. Meski kadang menulis pun butuh rutinitas, tapi biasanya tidak berlangsung dalam waktu lama.

Namun, sekarang ada satu rutinitas baru yang tengah aku jalankan. Tentunya ini jadi fenomena langka. Sepanjang ingatan, tidak banyak rutinitas yang aku pilih melalui inisiatif sendiri, lebih banyak karena terpaksa (mis. sekolah). Rutinitas baru ini tak punya judul resmi. Berlangsung setiap malam. Yah, permainan game online yang ternyata mencuri perhatian, yakni Audition alias Audi.

Kegiatan itu sendiri sudah berlangsung sejak Desember Tahun 2008 di Jakarta. Dan, pengenalnya sendiri dari ponakan dan kakak ketika liburan di Jakarta. Namun baru terakhirlah aku muncul rutin di sana, ini pun sudah telah bahas, dalam tulisan pertama, Keranjingan Ayo Dance.

Kini, kegiatan itu berubah. Tak lagi sekadar berinteraksi dengan ponakan dan kakakku, kini juga sebagai ajang komunikasi dengan kekasih hati yang berhubungan jarak jauh (shy mode on). Bermain bersama sekaligus menjadi ajang penambah komunikasi kami.

Anehnya rutinitas ini menjadi bagian kehidupan. Tapi memang tak selamanya aku mencurahkan ke sana. Itu pun hanya ketika jenuh dan rindu yang mendera. Ya, jenuh dengan pekerjaan dan rindu dengannya.

Tak ada yang menyangkal, siapapun mempunyai sifat anak-anak dalam diri yang disalurkan pada sebuah permainan. Siapa bilang kalau orang dewasa, tidak memanfaatkan game dalam kehidupannya. Jika tidak, maka semua provider HP yang ada di dunia ini tak akan memasang fasilitas game dalam accesorisnya, begitupun dengan komputer dan notebook.

Kita pun tak bisa juga langsung mengklaim, jika kita punya hobi ini membuat langsung disebut anak kecil. Ini bukan suatu pembenaran, tapi begitulah adanya. Rutinitas ini pun, sudah jarang ku lakukan. Mungkin karena kondisi yang tak memungkinkan. Akses internet dan juga warnet game online yang langka karena gempa meluluhlantakan bangunan di Padang.

Kini rutinitas itu menjadi hal yang kurindukan. Meski tak terlalu menggebu-gebu, hanya merindu terhadap hal yang kucap sebagai rutinitas baru hidupku. ^^

Sumbar Menangis..

gempaaaaa

berusaha lari, tapi naas tertimpa bangunan..

Tuhan, kau ambil seujung kuku milikmu membuat kami terpana. Kau jemput punyamu menyentakkan kami. Kau guncang bumimu membuat kami mengerang, merintih tak berdaya.. Innalillahi Wainna Illaihi Raji’un..

gempaaa

kawasan pondok yang luluh lantak akibat gempa..

Gempa dan Perhatian Itu…

Gempa kembali mengusik perhatian. Entahlah kenapa diri ini kembali pesimis. Gempa dan isu tsunami yang menghantui kota Padang menjelang awal ramadhan ini, sempat memainkan khayalku. Sampaikah aku bertemu lebaran  tahun ini? Ditambah pula dengan goncangan batin yang (masih) menggoda semangat hidupku. Ah, Benar-benar masa yang sulit.

Tapi dibalik ketakutan, kepanikan dan tekanan perasaan saat kerja dan melakukan aktivitas….Ternyata gempa juga memperlihatkan siapa (mereka) yang benar-benar peduli kepada keselamatan kita… Terlihat siapa teman dan siapa yang selama ini hanya sebatas kata…

Suatu perhatian disaat manusia saling berusaha menyelamatkan diri, namun punya waktu untuk tetap memikirkan orang lain..

Terimakasih terhadap mereka yang masih peduli…Terima kasih, untuk perhatian yang kunilai sangat tinggi dan membuatku tak sendiri menghadapi cobaan ini…Trims..

Hingga kemarin, gempa susulan masih terus ”meneror” masyarakat Sumbar. Hingga pukul 23.00 WIB tadi malam, Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) mencatat telah terjadi gempa di atas 5 Skala Richter sebanyak 15 kali dan di bawah 5 SR sebanyak 742 kali.

Terakhir terjadi pukul 16:29 WIB, tepatnya di 1,45 Lintang Selatan-99,84 Bujur Timur atau 79 kilometer badat daya Kota Padang dengan kedalaman 10 kilometer. Selain itu di bawah perairan Mentawai, kemarin juga terjadi gempa di 19 kilometer barat laut Sinabang, Nanggroe Aceh Darussalam dan 101 kilometer Tanahbala, Sumatera Utara..